Cerita sex putri raja

| August 15, 2015 | 0 Comments
VIMAX ASLI

Cerita sex putri raja-Kisah ini ada saat Jaman Kerajaan majapahit baru berdiri, aku adalah Putra Dari Seorang Demang Di sebuah perbatasan, wajahku tampan dan banyak sekali di gandrungi wanita di kotaku berada. Hari Semakin terik, sinar matahari memang sangat panas hari ini. sebaiknya aku menuju kedai ki praja di pinggiran kota. kupacu kuda putihku dengan cepat menuju kearah kedai itu…Huuh Akhirnya sampai juga..Ki..Ki praja (Ku panggil2 nama lelaki tua itu). Iya Den Ada apa Denmas Aji memanggil saya..?? Ki…Tolong siapkan tempat untukku, Oya..aku minta sebotol arak dingin Cepatt…!!! Baik..baik Den…

Puas menghabisi arak dalam botol yg di sajikan …Tiba2 saja aku terkejut dengan kedatangan segerombolan pasukan kerajaan yg bersenjata lengkap yang tiba2 saja datang dan menyuruhku pergi…Cepat semuanya keluar…!!! (Teriaknya dengan lantang). Ada apa ini…??? Tiba2 saja Ki praja datang menghampiri prajurit itu…Tapi dengan Sigap Salah Seorang Diantara mereka langsung menjawab…Tuan Putri ingin beristirahat di kedai ini jadi kami harap agar tuan segera mengosongkan tempat ini…Apa..Baik2 akan Saya urus tuan (jawab ki praja). Satu persatu orang mulai meningggalkan tempat ini…ketika tiba giliranku dia aga canggung untuk berbicara…Maaf Denmas Tolong Bantu saya Sekali ini saja…Tanpa menjawabnya aku langsung menganguk dan langsung pergi meningggalkan kedai itu. Tapi ketika aku sampai di depan ternyata ada sebuah kereta kencana yg pintunya barusaja di buka…Dan…Turunlah sesosok wanita yang…Oh Dewaaaa….Cantik Sekali paras wanita ini…Busana yg Dia kenakan juga Begitu Elok…Inikan Sang Putri yg Di Sebutkan Tadi…mataku ta berkedip sedikitpun melihatnya hingga akhirnya…?? Hei…Sedang apa Kau Cepat Pergi Dari Sini…(Aku terkaget mendengar teguran salah seorang prajurit di belakangku). Baik…Baik…Jawabku.

Sambil memikirkan yg Baru saja Terjadi akhirnya Aku Bergegas Pulang …Kupacu Kudaku Dengan Cepatnya…Kali ini aku Segera pergi ke kaDemangan menemui ayahku…Sesampainya di sana aku memberi tau kepada ayahku hal yg baru saja terjadi…walaupun aga kaget ayahku segera memerintahkan para ajudannya untuk segera mempersiapkan penyambutan sang putri. Dan tak mau ketinggalan akupun segera memilih pakaian terbaiku, sore haripun tiba …saat yg dinantikan ketika para rombongan tuan putri menyingggahi kediaman ku, Kami bergegas menuju pendopo…sambil membungkuk ayahku menyambut seorang wanita yg di kawal beberapa prajurit bersenjata lengkap…Yha …dialah sang putri…Cantik sekali parasnya Hidungnya mancung matanya sayu, kulitnya putih bersih, dan pakaiannya..Ohhh…kali ini dia mengenakan kemben berwarna emas dengan selendang putih yg menutupi punggungnya…Tapi mataku malah tertuju kearah dadanya begitu melihat belahan payudaranya yg menyembul keluar, sesat aku mengedipkan mata takut kalau2 nanti ketahuan….dan ayahkupun akhirnya memperkenalkan aku kepadanya…perkenalkan tuan putri ini putra hamba namanya Aji pramudya…(yah itulah namaku)…Sambil tertunduk akupun menyambutnya , tiba2 saja dia bicara…Bukankan Tuan yang tadi siang ada di kedai itu…Apahh (dalam hati akupun tersentak tak menyangka kalau dia mengenaliku)…sambil ter bata akupun menjawab …Benar tuan putri…Dan Kamipun Akhirnya makan malam dan duduk di Sebuah ruangan yg telah di persiapkan ayahku sejak siang tadi.

Oh Dewa Apa Aku sedang bermimpi yaaaa…pikirku sambil sedikit bersandar di kamar tidurku, memikirkan hal yg baru saja terjadi. Sambil berfikir kira2 apa yg di lakukan sang putri di kamar sebelahku….yah dia memang menginap di kediamanku karna permintaan ayahku yang tak rela dia tidur di penginapan ki praja yg memang tak layak untuknya. Malampun semakin larut tapi mataku tabisa juga terpejam. Akhirnya ku beranikan diri untuk mengintipnya di sebelah kamar (tanpa diketahui banyak orang sebenarnya ada sebuah lubang yg telah lama kupergunakan untuk mengintip setiap tamu yg berkunjung ke kediaman ayahku ini) sambil menahan napas aku melihat sang putrid tertidur ditemani seorang dayang di bawah tempat tidurnya…mataku terpana melihat kain yg menutupi tubuhnya tersingkap di bagian paha..ohh indah sekali pikirku.

Ta sadar pagipun tiba… sambil berpura2 baru terbangun dari tidur akupun keluar kamar menuju ketempat ki tampa orang kepercayaanku. Setelah sampai dan kuketuk pintu rumahnya. diapun keluar Ada apa Den pagi2 kesini…mari masuk…!!! Tanpa banyak bicara akupun berkata..cepat siapkan Obat yang biasanya…Untuk apa Den Tanyanya…Jangan banyak Tanya kataku sambil menyerahkan sekantong uang emas kepadanya. Diapun segera mengambil obat yg aku maksud dari lemari di kamarnya…ini den silahkan…(yah… yg kumaksudkan adalah Obat perangsang yg biasa aku gunakan untuk menggagahi para gundik yg di miliki oleh ayahku jika dia sendang bepergian)…Setelah mendapatkanya akupun bergegas pergi dan kembali ke kediamanku….tapi sesampainya di sana aku melihat rompongan sang putri sedang bersiap2 meningggalkan kota…Sialll Ucapku dalam hati…akupun segera menanyakanya pada ayahku tapi dia bilang kalau sang putri harus segera menuju istana karena ada keadaan darurat,,,Huhh Sial Batin ku…Sambil terus mengumpat dalam hati akupun memilih untuk berburu saja di hutan terdekat…haripun menjelang malam tapi tak seekor buruanpun ku dapat… Saaat tiba2…Terdengar suara teriakan orang yang sedang berkelahi dengan pedang….akupun bergegas naik kesebuah pohon yg tingggi untuk mengawasinya….dan ternyata samar2 kulihat sang putri beserta 2 pengawalnya sedang berusaha mempertahankan diri melawan segerombolan perampok di tengah hutan…tak jauh dari sana aku melihat kalau sisa para pengawalnya mati bersimbah darah…dan akupun melihat kalau baru saja sisa pengawalnya tertebas pedang para perampok itu…Gawwwattt dia sendirian …Dengan ilmu yg kupunya akupun segera menolongnya…tang…tang….tang… ku keluarkan pedangku untuk melawan perampok itu …dan akhirnya sisa satu orang lagi…tapi tanpa sempat perpaling diapun kabur ke dalam pekatnya hutan….Achh Tanganku terluka…tapi aku segera menanyakan ..Apa Tuan putri Baik2 saja…Iiiiya Tuan, jawabnya…Tapi tangan tuan berdarah…Ayo cepat Pergi dari sini…Ajakku kepadanya..Saat itu aku menuju sungai terdekat untuk mencuci lukaku…tapi yg membuatku senang ternyata sang putri membalut lukaku sengan sobekan selendangnya…dan akupun mengajaknya bermalam di sebuah Goa Tempat Biasa Aku menginap jika sedang berburu…sambil membuat api unggun pikiran jahatkupun melayang….Sambil kupersiapkan air minum dari batang bamboo akupun menawarkanya kepada sang putri…Silahkan putri minum dulu..diapun segera meneguknya….kamipun asyik mengobrol…dan sepertinya obat yg ku taruh dalam binumanya mulai bekerja…dia melihatku dengan tajamnya…sambil memegang kepalanya yg terasa berat dan pusing…dan akhirnya…tanpa di sadarinya tanganku sudah mulai memegang pundaknya, menyingkap selendangnya,dan membuka ikatan memben yg di kenakannya…..tapi tiba2 dia berontak…lepaskan aku.. lepaskan aku..teriakanya ta begitu keras karena pengaruk obatku.. dia terus mendorong dadaku…tapi apalah daya tenaganya sudah hamper habis…malam begitu gelap segera ku bopong dirinya ke pinggir sungai kebetulan di sana ada sebongkah batu tg cukup besar , kutaruh di atasnya..aku masih bisa mendengar rintihanya…kain kembennya belum sepenuhnya terlepas tapi aku sudah tidak sabar, langsung saja aku turunkan kebawah dan bagian bawahnya kunaikan keatas …sekarang hanya tinggal perutnya yg tertutupi kain…Ohhh indah sekali tubuhnya…aku langsung mendekapnya ku ciumi payudaranya…Mmmhh…aku mendengarnya meracau…sambil menyeretnya ke air (karena kurasa batu itu kurang nyaman) aku menelentangkan tubuhnya yg lemas…kuciumi bibirnya sambil meremas kedua payudaranya, lama kelamaan akhirnya obat itupun berfungsi dia mulai tak sadar dan sangat bernapsu denganku sekarang sang putri sudah ada dalam genggamanku..ciumanku mulau menuju ke selangkangannya…aku mencumbunya dengan nikmat ..kudengar suara racauanya kian menjadi saat kemaluanya ku permainkan dengan lidahku…Aaaahh…MMmm…Uuuhhgg…Iiiihh..jangan kumohon Racaunya…tapi aku tak perduli saat itu juga kumasukan ujung penisku ke dalam kemaluannya…Arrrggg Teriaknya…licin sekali sepertinya dia masih benar2 perawan…tapi aku tak menyerah ku angkat satu kakinya keatas…dan kudorong kemaluanku kedalamnya…dan…ahhh akhirnyah….Ahhh…Aww….aaaahhh…akupun mengerang karena memang terlalu nikmat rasanya…aku terus mendorong dan mengeluarkan penisku dari lubang kemaluanya sambil menghisap payudaranya yang ranum…darah segarpun mengalir dari kemaluannya, dan aku hanya bisa mendengar rintihan kenikmatan dari bibirnya….Acchh…Ahhh…juga suara gesekan kenikmatanku..Srrrrrttttt… Srrrrrttttt…Gila aku memperkosanya dipinggiran sungai dan setengah tubuhnya terendam air….Tiba2 saja tubuhnya mengejang…dan suara lenguhanyapun terdengar..Nnnngggg….Ahhhhhhhh…..Eeesssssttt…..tapi nafsuku belum tuntas, aku mengangkatnya ke pingggir Goa…menyenDerkannya di dinding dan memaksanya mengangkat sebelah kakinya kepundaku…kumasukan lagi penisku ke kemaluannya….sambil memeluk erat tubuhnya aku terus memacu penisku keluar masuk…Aaarrrgggg rintihnya….Darah segarpun kembali keluar dari kemaluannya, tapi buatku belum seberapa….Kubaringkan Tubuhnya Dekat Perapian…saat itu dia sudah mulai sadar dan menangis…segera kuambil pedangku dan kuhunuskan padanya sambil berkata ikuti perintahku atau ku bunuh kau…dia hanya menganguk …setelah itu aku menyuruhnya berdiri sambil tertidur aku memintanya menindihku ,dan memasukan penisku kedalam kemaluanya…dia merintih saat melakukanya.. Arrhhh…aku menyuruhnya naik turun di atas tubuhku dengan cepat….Acchhh….aaarrrrrggg….Awwww….Esssssttt Rintihnya….aku terus meremas2 payudaranya saat itu….Dan Ahhhhhhh……..Tubuhkupun menegang ….rasanya seperti melayang – layang di udara….Ahhhhhhh….Ssssssttttt…..kupeluk erat tubuhnya, dan ku gigit puting payudaranya,….dah akhirnya kami berduapun mengerang bersamaan tubuhku menegang ,terkulai lemas dan tertidur dalam keadaan tanpa busana di goa itu….Pagipun Tiba…Aku bangun terlebih dulu dan semua pakaian sang putri ku sembunyikan di tempat yg aman saat dia sadar akupun berkata….aku akan membebaskanmu tapi besok ….saat ini jangan coba2 pergi dari goa ini atau kau akan bertemu orang yang lebih jahat dari diriku…Oya coba saja keluar dari sini Tanpa Busana Kalau berani ….Aku Akan kembali nanti malam untuk dirimu cantik jadi tunggu aku…..Dan akupun bergegas pergi dengan kudaku menuju rumah kediamanku untuk beristirahat sambil memikirkan akan bagaimana lagi malam ini………..TAMAT.

Category: Cerita sex

About the Author ()

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shared on wplocker.com