Cerita sex diperkosa

By | August 16, 2015
Vimax Asli Canada Obat Pembesar Penis

Cerita sex diperkosa-Siang itu Mutia dan teman-teman SMA sekelasnya tengah berjalan pulang dari sekolahan mereka. Mereka sedang asik membicarakan tentang rencana shopping sore nanti.

“Gimana mut, lu jadikan ikut kita-kita shopping nanti sore?” tanya salah satu teman mutia yang bernama heni. “Ya jadilah… gue kan juga mau seneng-seneng ma kalian” jawab Mutia dengan tegas. “Eh eh itu mobilnya bokap lu kan?” kata seorang teman mutia sambil tanganya menunjuk ke arah mobil sedan mewah yang berjalan pelan menghampiri mereka.

Mutia memperhatikan mobil itu dengan sungguh-sungguh dan berharap itu bukan mobil papanya. Namun setelah mobil itu berjarak kurang lebih 50 meter dari hadapanya, harapan bahwa itu bukan mobil papanya pun pupus. Mobil itu berhenti di samping mutia dan teman-temanya yang tengah berdiri di trotoar. Dan keluarlah dari dalam mobil itu pria tegap berkumis yang tidak lain tidak bukan adalah pak johan, papanya mutia.

“Kamu mau kemana? Ayo masuk mobil, kamu kan ada les tenis, papa anterin kamu kesana, trus papa kekantor lagi, papa udah gak ada waktu neh” Ucap papanya mutia yang tatapanya tertuju pada mutia seorang. Mutia pun tidak bisa membantah perintah papanya, karna dia tau papanya itu galak. “Kayaknya gue gak jadi ikut deh shoppingnya”.Ucap mutia dengan mata memerah kepada teman-temanya. “Yah mut mut” keluh desi salah satu teman mutia. Dengan kepala tertunduk mutia pun masuk ke mobil.

Dalam perjalanan menuju tempat latihan tenis muka mutia terlihat cemberut, namun tetap cantik dengan pipi yang cabi. Papa mutia adalah mantan atlit tenis, jadi wajar saja mutia disuruh mengikuti jejaknya. Hanya membutuhkan waktu 15 menit mereka pun sampai di tempat latihan tenisnya. Mereka pun disambut sang pelatih tenisnya, om anto muita memanggilnya. “To titip mutia ya” kata papanya mutia. “tenang aja han anak lu gak bakal ilang” balas om anto dengan senyuman merekahnya. Papanya mutia pun mulai pergi meninggalkan mutia dan om anto dengan sedanya.

“Ayo kita masuk ke dalem, langsung kita mulai latihanya” Ajak om anto seraya menyeret tangan mutia yang mulus. Mutia pun berjalan menyongsong tangannya yang sudah terlebih dahulu ditarik kedepan. “Nah sekarang kamu ganti baju dulu, masak pakai seragam sekolah” kata om anto sambil memandangi tubuh mutia. “Itu baju tenisnya” lanjutnya sambil menunjuk baju yang diletakan dikursi. “Oh iya” jawab mutia yang terlihat masih bingung,karna ini pertama kali mutia latihan tenis.

Setelah selesai ganti baju, mutia pun masuk lapangan. Mutia berjalan dengan memegangi roknya yang dinilai kependekan. rok itu 15 cm diatas lututnya dan terbuat dari bahan yang tipis sehingga paha putih mulus tanpa bulunya mutia jelas-jelas di obral. Ditambah lagi baju dan rok tersebut terlalu sempit, Jadi lekukan tubuh mutia dari dada,perut hingga bokong terlihat sangat menonjol seakan-akan ingin melontar keluar. Hal itu sangat tidak membuat mutia nyaman, Apalagi pasti nanti dia akan bergerak kesana kemari.

“Oke pertama-pertama kita pemanasan, biar ototnya gak kaku” Ajak om Anto. Mutia hanya mengangguk dengan tangan yang masih memegangi roknya yang mulai terayun sedikit keatas karna tertiup angin. “Angkat tangan keatas” kata om anto sambil mempraktekanya. Mutia pun mengikutinya, gerakan itu otomatis membuat dadanya membumbung keatas dan tambah menonjol. Bajunya pun terangkat keatas sehingga perut dan pusar mutia yang bersih itu pun terpampang.

buzzcity

Vimax Asli Canada Obat Pembesar Penis

“Oke tahan ya” om anto memberi intruksi. Tiba-tiba angin berhembus cukup kencang dan kontan saja menyeret rok mutia hingga keatas, sehingga terlihatlah sempak berwarna putih bermotif bunga-bunga yang menutupi gundukan daging diantara selangkangan mutia yang indah. Mutia pun spontan menutupi bagian itu dengan tanganya berharap om anto tidak melihat. Namun dia sadar kedua mata om anto jelas-jelas melotot memandangnya, lelaki mana yang ingin melewatkan moment itu fikirnya.

“Lho kenapa tanganya megangin itu? kebelet pipis?” om anto mencoba bercanda. “gak om” jawab mutia simple. “Ya udah , kita lanjutin pemanasanya” pinta om anto. Mutia melanjutkan pemanasannya hingga selesai, dan kejadian rok terangkat oleh angin terulang beberapa kali.

“Sekarang pemanasan terakhir untuk kaki, seperti ini contohnya” om anto mengangkat kakinya lurus dan diletakkan di pundak mutia. Mutia pun sontak kaget, mungkin karna berat. “Aduh sakit om” mutia mengelak mundur. “Hehe maaf tadi cuma contoh, sekarang gantian kamu, taruh kakimu dipundak om cepet” . Mutia terdiam sejenak dan mulai mengangkat kakinya. “Aduh…pundak om tinggi banget, gak nyampe neh” gerutu mutia. “nyampe kok,sini om pegangin” . Om anto pun memegang betis mutia. “bisa kan” kata om anto. Posisi itu membuat kaki mutia ngangkang 180° dan kini om anto bukan hanya disuguhi sempaknya mutia tapi juga bulu-bulu hitam dipinggir sempaknya. “Mantap” om anto keceplosan. “Apa om?” tanya mutia kaget. “Eh…eng..enggak apa-apa kok” jawaban latah om anto khas seorang predator.

“Yap…cukup pemanasanya, sekarang masuk sesi latihan awalnya” om anto menurunkan kaki mutia. Mutia pun lega adegan itu tak berlangsung lama. “Pegang raketnya seperti ini lalu ayunkan” sekali lagi om anto mempraktekanya. Mutia mengangguk, lalu mencobanya. “Aduh bukan begitu” om anto berjalan mendekati mutia dan berdiri dibelakangnya. “Begini” om anto memegang raket yang juga sedang dipegang mutia. Jadi posisi om anto seperti memeluk mutia dari belakang. “Eh om” Mutia kaget dan menengok kebelakang tapi kembali fokus ke raketnya. “Posisi kuda-kuda harus benar, badan agak membungkuk” koreksi om anto sambil memaksa badan mutia membungkuk dan om anto masih dalam keadaan seperti memeluk mutia. “Nah seperti ini” om anto melepaskan tanganya dari raket mutia sekaligus mundur kebelakang. “Coba lakukan sendiri” perintah om anto. Mutia langsung melakukanya. “Ck ck ck kuda-kuda kuat mut, tahan nafas,pinggul dan perut harus kencang” om anto cerewet. “beginilho” om anto dengan cepat memegang kedua sisi pinggul mutia. Sekali lagi mutia kaget. “Pinggul harus kuat tapi juga lentur” kata om anto. “Perutnya kencang, tahan nafas” tangan om anto pindah ke perut mutia. “Bokong juga harus kuat tapi rileks” kata om anto sambil tangan kanannya menepuk dan meremas bokong mutia dengan gemasnya berulang kali.

“Au…” mutia merintih. “Kenapa? ya memang harus di tepuk dan diremas-remas, biar kencang bokongnya” Ucap om anto sambil tanganya terus menepuk dan meremas bokong mutia, bahkan lebih berani, dengan meremas dan kali ini om anto juga menyelipkan jari-jarinya dibelahan pantat mutia sampai menyentuh anusnya mutia walau masih terhalang rok dan sempak namun om anto bisa merasakan bulatan berlubang itu.

Om anto telah selesai dengan bokongnya mutia. Kini dia mencoba menyelipkan tanganya ke ketiak mutia berharap bisa meraih payudara mutia dengan modus yang sama yaitu pura-pura mengajari tenis. Tanganya begitu cekatan hingga mutia tak sempat mengelak. Om anto coba menyentuh sedikit bagian samping payudaranya mutia untuk mengetest apa reaksi mutia. Ternyata mutia tak bereaksi apa-apa dan tentu itu membuat om anto makin terpancing . Tangan yang tadinya hanya menyentuh berubah jadi tekanan . Payudara mutia pun saling beradu hingga membentuk bokong.

“Om apa latihan tenis emang begini mmm…?” suara mutia seperti cewek sange. “Ya ya ya iya .. e..e..emang gimana?” om anto coba meyakinkan. Namun om anto sudah tidak bisa menahan nafsu bejatnya. Tangannya menjadi brutal ,payudara mutia di remas dengan kencangnya dan di guncang-guncangkan keberbagai arah. “Aaaaarggghhh” gerang mutia kesakitan. “Om udah gak tahan lagi, susumu gede banget” om anto mengucapkanya dengan nada ngos-ngosan penuh nafsu. “Maksud om apa!!!” bentak mutia yang mulai meronta. Namun tenaga mutia bukanlah tandingan mantan atlit seperti om anto.

“Aaaaarrrggghhh tolong” teriakan mutia makin kencang dan matanya pun memerah. “Percuma disini gak ada siapa-siapa tau..hahaha” om anto mengejek sambil tangan kirinya meraih selangkangan mutia. “Apa ini ya kok ada lekukan lubang? hahaha” om anto mulai mirip pemeran film antagonis. “Ohh lubangnya masih sempit, sepertinya om nanti harus bekerja keras nih” om anto mengucapkanya di dekat telinga mutia kemudian melumat leher mutia. Mutia pun menggeliat dan terus berteriak.

15 menit berlalu dengan pergulatan yang membuat mutia lemas tak berdaya. Akhirnya dengan mudah om anto melucuti pakaian mutia hingga telanjang bulat dan tak ada sehelai kain pun melekat di tubuh mutia. Om anto pun langsung memperkosa mutia yang sudah telanjang dan tak berdaya itu dengan menggebu-gebu penuh nafsu. Bahkan vagina mutia yang masih sempit itu tak menghalangi kecepatanya dalam menusuk lubang vagina itu berkali-kali. Dalam satu detik bisa 5 kali tusukan. Hal itu kontan membuat tubuh mutia terguncang tak beraturan dan membuat payudara dan perut mutia menari-nari indah. Mutia telah orgasme berkali-kali membuat teriakannya makin lemah. Om anto pun tak mau kalah, berkali-kali dia menyemrotkan spermanya didalam, hingga luber ke pinggir bibir vagina mutia seperti es cream mencair.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *